Sekuntum bunga, sebuah puisi
bersembunyi, berdiam
menungguku di taman
Sudah kusimpan rapi di sini
kenangan manis dan segenggam mimpi
Untukmu, untuknya, untuk kita
Hanya di taman ini bisa kuresapi
indah, wangi bunga ini
Suci, sepi, dan sendiri
hanya kami berdua
ditemani seluruh dunia
Betapa kuat bunga ini
Betapa rapuh bunga ini
Jangan kau genggam dengan jemari!
Demi Tuhan jangan kau petik!
Hargai sepenuh hati
Mahakarya Sang Ilahi
Sepenuh hati ingin kujaga
dari tangan-tangan sang durjana
dari mata-mata sang pendosa
dari lidah-lidah sang penggoda
Sepenuh hati akan kujaga
Bersama seluruh dunia
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

2 comments:
Hargai sepenuh hati
Mahakarya Sang Ilahi
love that lines,,,
oh ya? much obliged kiddo!
Post a Comment